Berau Dorong Penguatan Program Kelurahan Sehat 2025

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemkab Berau terus menguatkan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui program Kelurahan Sehat 2025. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan pembinaan yang mengusung tema Berau Sehat melalui 9 Tatanan dan Kelembagaan, khususnya pada Tingkat Kecamatan serta Pokja Kelurahan/Kampung Sehat, yang berlangsung Ruang Pertemuan RPJPD Bapelitbang, Kamis (3/7/2025).

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menjelaskan bahwa tujuan utama dari seluruh program kesehatan ini untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Karenanya perwujudan kesehatan itu, tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga aspek psikologis dan spiritual masyarakat.

 

“Kami menilai sehat walafiat itu bukan hanya jasmani, tapi juga rohani. Banyak program yang dijalankan Pemerintah, baik melalui Dinas, Badan, hingga Kecamatan, semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Said.

 

Lebih lanjut, Said menyoroti pentingnya penilaian aspek kejiwaan dalam proses seleksi jabatan, termasuk bagi calon kepala dinas dan camat. Ia menegaskan bahwa kesehatan mental sangat mempengaruhi kualitas kepemimpinan dan kebijakan publik.

 

“Seseorang bisa saja sehat secara fisik dan cerdas, tetapi jika kondisi kejiwaannya terganggu, hal itu bisa berdampak besar pada kinerja dan keputusan yang diambil,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kabupaten Berau, Endah Ernany Triarini, memaparkan bahwa pelaksanaan program Kelurahan Sehat berpedoman pada sembilan tatanan, mulai dari kawasan pemukiman, fasilitas umum, satuan pendidikan, hingga ketahanan pangan dan lalu lintas jalan. Program ini telah berjalan sejak ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2017.

 

Endah menyebutkan bahwa Kabupaten Berau telah menerima berbagai penghargaan atas pelaksanaan program ini, termasuk penghargaan dari pemerintah pusat pada tahun 2023. Ke depan, pihaknya menargetkan pencapaian tingkat Swasti Saba Wistara—penghargaan tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat—pada tahun 2025.

 

“Kami berharap seluruh kecamatan dan kelurahan/kampung semakin aktif memperkuat kelembagaan dan melibatkan masyarakat secara langsung, agar tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman,” kata Endah.

Program ini juga mendorong adanya sinergi lintas sektor, termasuk tokoh masyarakat, dunia pendidikan, serta aparat pemerintahan tingkat bawah. Dengan upaya bersama, Pemerintah Kabupaten Berau optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga bahagia secara lahir dan batin.(sep/FN/Advertorial)